Jika Kiki Fatmala Pindah Agama, Sahabat Minta Tak Setengah-setengah


Jakarta – Ozy Syahputra mengaku tidak tahu apakah Kiki Fatmala benar pindah agama atau tidak. Jika memang iya, Ozy hanya berpesan Mariam di Si Manis Jembatan Ancol itu bisa menghargai keputusannya.

“Iya. soalnya agama itu kan pilihan ya kan. Kalau Kiki merasa ini (nyaman) terima jangan setengah-setengah. Pesenku itu aja,” ujar Oxy Syahputra kepada detikHOT, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut, Ozy Syahputra tidak mau ikut campur mengenai hal tersebut. Karena menurutnya agama itu sudah masuk ke dalam ranah pribadi.

Sebenarnya, kabar Kiki Fatmala pindah keyakinan dari Islam ke Kristen sudah lama mencuat. Yaitu saat dirinya memutuskan menikah dengan mantan suaminya, Christian Forshcei, pada 2004.

Tak sampai di sana, Kiki Fatmala juga pernah berseteru dengan ibundanya karena tak direstui menikah dengan beda agama. Namun, keputusannya sangat bulat sampai akhirnya keduanya melangsungkan pernikahan tersebut Austria.

Simak Video “Kiki Fatmala dan Ozy Syahputra Bersyukur Punya Image ‘Horor'”
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/kmb)



Source link

Unpad Terbuka dengan Rencana Peningkatan Beasiswa Atlet


Sejak dulu Unpad sudah menerima mahasiswa baru dari jalur prestasi olahraga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Padjadjaran (Unpad) menyatakan terbuka dengan rencana Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terkait peningkatan beasiswa penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi bidang keolahragaan. Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Syauqi Lukman mengatakan, keterbukaan Unpad terhadap keinginan Kemenpora karena sejak lama pihaknya telah menerima mahasiswa baru melalui jalur prestasi keolahragaan.

“Sejak saya masih kuliah (di Unpad) tahun 1997, sudah ada penerimaan jalur prestasi. Dulu saat masih Kobatama (Liga basket era 1090-an) ada beberapa atlet dari klub Kahatex dan Bandung Utama diterima di Unpad,” kata Syauqi saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (23/7).

Syauqi mengungkapkan, hingga saat ini kebijakan jalur prestasi masih diberlakukan Unpad untuk mengakomodasi calon mahasiswa baru yang memiliki keunggulan non-akademik. Untuk menjaring calon mahasiswa baru, lanjutnya, Unpad bekerja sama dengan beberapa klub olahraga di Kota Bandung dan sekitarnya lewat metode pemantauan talenta muda.

Di sisi lain, Syauqi berharap agar Kemenpora mengedepankan komunikasi dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), selaku pihak yang memayungi perguruan tinggi negeri. “Jadi kalau ada keinginan atau aspirasi dari Kemenpora seperti itu, idealnya tidak hanya dikomunikasikan ke PTN saja, jadi harus disampaikan juga ke Kemenristekdikti-nya,” ujar dia.

Menurut Syauqi, perguruan tinggi perlu patuh dengan regulasi yang diputuskan Kemenristekdikti. Jika peraturan yang dibentuk selaras antara Kemenristekdikti dan Kemenpora, Syauqi memastikan Unpad akan mengakomodasi keputusan yang berlaku.

Sebelumnya, Kemenpora berencana mengintensifkan komunikasi dengan sejumlah universitas di Indonesia untuk beasiswa atlet berprestasi. Kemenpora ingin pemberian beasiswa lebih masif dan menampung lebih banyak atlet.

“Program beasiswa bagi atlet selama ini sifatnya parsial, kami fasilitasi dengan universitas tertentu atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), tapi belum ada yang terformal secara masif,” kata Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto di Jakarta, Senin (22/7).





Source link

Hadir di Pleno Komisi III DPR, Baiq Nuril: Mudah-mudahan Lancar






Jakarta
Baiq Nuril hadir dalam rapat pleno Komisi III DPR siang ini yang mengagendakan pembahasan surat pertimbangan amnesti untuk dirinya. Ia berharap pleno berjalan lancar.

“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar, mudah-mudahan,” kata Baiq di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Baiq turut didampingi politikus PDIP Rieke Diah Pitaloka. Selain itu, sang putra yang bernama Rafi juga menemani Baiq hari ini.

Senada dengan Baiq, Rieke berharap pleno Komisi III DPR menghasilkan keputusan yang memuaskan. Dia menyebut dirinya diperbantukan ke Komisi III DPR untuk mengawal Baiq. Rieke sendiri diketahui merupakan anggota Komisi VI DPR.

“Memang Baiq standby di sini. Kita DPR ditongkrongin sama Bu Baiq, dan hari ini ada Rafi yang juga ikut mengawal ibunya. Mudah-mudahan dilancarkan jalannya,” ujar Rieke.

Selain itu, turut mendampingi kuasa hukum Baiq, Yan Mangandar Putra. Dia berharap amnesti untuk Baiq dikabulkan.

“Kami berharap DPR dari presiden terkait dengan permohonan amnesti Bu Nuril ini bisa dikabulkan. Menjadi pertimbangannya juga bahwa ada anak yang sangat mengharapkan ibunya bisa bebas, ibunya tidak dipersalahkan, ibunya tidak mendapatkan pemidanaan. Kami sangat berharap amnesti ini dikabulkan oleh DPR dan presiden,” ucap Yan.

Rapat pleno saat ini tengah berlangsung setelah dinyatakan dimulai pukul 13.40 WIB. Pleno berlangsung tertutup, tetapi disebutkan akan dibuka setelah 30 menit.

(tsa/rvk)






Source link

Ditelepon Luhut, Sri Mulyani Sudah Paraf Aturan Mobil Listrik



Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa peraturan presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik tinggal ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tadi sudah selesai Perpresnya. Mungkin hari-hari ke depan ke depan ini Presiden tanda tangan,” kata Luhut di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Beleid yang tinggal diteken orang nomor satu di Indonesia ini, lanjut Luhut, karena seluruh pejabat negara yang terlibat telah memberikan paraf sebagai persetujuan. Salah satunya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.




“Jadi dari kami sudah selesai paraf,” jelas dia.

“(Sri Mulyani) sudah. Kemarin saya teleponan dengan Bu Sri Mulyani dia bilang ‘saya sudah paraf Pak Luhut’,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah sedang menyiapkan aturan khusus kendaraan listrik. Aturan tersebut akan dirilis dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan penerbitan payung hukum bisa dilakukan Juli ini. Untuk itu, dia akan menelepon Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati agar proses penerbitan bisa.

Luhut akan menghubungi Sri Mulyani karena tinggal dia yang belum membubuhkan paraf ke rancangan aturan tersebut.

“Saya masih berharap bulan ini, nanti saya mau telpon ibu menteri keuangan karena lagi di luar kota karena tinggal paraf dia saja,” kata Luhut di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Simak Video “Dermaga Mangkrak 6 Tahun, Nelayan Curhat ke Luhut”
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)



Source link

Reformasi Jasa Pelayanan, PPD Kerjasama dengan Perusahaan Pembayaran Digital


TANGERANG – Perusahan Umum Pengangkutan Djakarta (PPD), resmi bekerjasama dengan pembayaran digital Link aja dalam sistem pembayaran layanan bus yang dioperasikan.

Kerjasama ini, menandai terjadinya reformasi total jasa layanan angkutan orang oleh PPD diusianya ke-65 tahun.

Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa mengungkapkan, Perum PPD akan  melakukan reformasi total dalam pelayanan jasa angkutan orang, dengan menghadirkan inovasi-inovasi terkini sesuai kebutuhan masyarakat.

“Hari ini bertepatan dengan HUT PPD ke-65, kami hadirkan sistem pembayaran elektronik terpadu di atas Bus. Penumpang bisa melakukan pembayaran dengan scan QR code dan melalui aplikasi,” ucapnya.

Selain sistem pembayaran yang mudah melalui layanan digital, PPD kata Pande, juga akan melakukan pengembangan inovasi pembayaran layanan Bus dengan cara tapping.

“Inovasi yang kita kembangkan nanti dengan kartu, tinggal tapping. Saat ini sudah ada kartunya, tapi belum kita beri nama dan segera akan kami luncurkan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, inovasi layanan moda transportasi darat oleh Perum PPD, juga akan dilakukan dengan pengoperasian bus listrik, yang saat ini baru memasuki tahap uji coba.

“Kita selalu ingin menjadi pionir, ketika perusahaan lain bicara bus listrik maka kita yang paling dahulu memulai. Paling pertama akan digunakan untuk bus TransJakarta. Selesai kontraknya (bus TransJakarta) kita akan gunakan. Oktober ini akan ada satu bus listrik TransJakarta yang masuk koridor Busway,” ucap dia.

Selanjutnya, secara bertahap, kata Pande akan dilakukan revitalisasi dengan bus listrik.

“2021 akan ada 102 bus, 2022 akan ada 328 bus. Ini akan kita lakukan secara bertahap. Jadi ketika yang lain baru bicara bus listrik, kita sudah jalan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Perum PPD juga meluncurkan desain seragam baru yang digunakan awak Bus dalam melayani penumpang. Dengan seragam baru ini, diharapkan ada semangat baru bagi seluruh karyawan untuk bekerja melayani masyarakat.

“Seragam baru, semangat baru untuk melayani masyarakat,” katanya. (imam/tri)



Source link

Griezmann: Hubungan Saya dengan Simeone Seperti Keluarga


Griezmann mengaku tetap menjaga hubungan baik dengan Diego Simeone.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA — Antoine Griezmann telah menjadi pemain Barcelona. Namun tidak berarti, ia melepaskan semua hal yang berkaitan dengan Atletico Madrid.

Salah satunya soal hubungan sang penyerang dengan pelatih Atletico, Diego Simeone. Ia menegaskan akan selalu menjaga hubungan baik dan kedekatan antara keduanya. “Hubungan kami lebih dari sekadar pelatih dan pemain. Kami seperti keluarga,” kata Griezmann, dikutip dari Marca, Selasa (23/7).

Dalam sebuah pernyataan, Simeone pernah membicarakan hal serupa. Juru taktik asal Argentina itu mengaku tetap mencintai mantan anak asuhnya itu. Griezmann tersentuh. Ia merasa, secara personal tak ada yang berubah di antara mereka.

“Hubungan kami terus berlanjut, bahkan setelah saya pensiun,” ujar penggawa tim nasional Perancis ini.

Lebih lanjut, Griezmann merasa tak ada yang salah dari keputusannya meninggalkan Atletico. Ia merasa sudah memberikan segalanya untuk Los Colchoneros, dan kini dirinya membutuhkan tantanggan baru. “Sekarang saya harus berlatih dengan baik, mempelajari taktik pelatih (Barca),” tutur Griezmann.





Source link

Akui Dengar Kiki Famala Pindah Agama, Ozy Syahputra: Tak Tahu Persisnya


Jakarta – Ozy Syahputra pernah mendengar Kiki Fatmala pindah agama. Namun sayang, ia tak tahu secara jelas apakah sahabatnya itu benar pindah keyakinan atau tidak.

Sebab, Ozy Syahputra tidak pernah menanyakan kabar tersebut kepada Kiki Fatmala. Menurutnya, soal agama adalah ranah pribadi.

“Hmm.. aku nggak tahu persisnya ya. Cuma aku juga denger selentingan tapi aku nggak pernah nanya ke Kiki,” kata Ozy Syahputra kepada detikHOT, Selasa (23/7/2019).

“Karena aku pikir agama ini kan ranah pribadi,” sambungnya.

Ozy Syahputra juga tidak pernah melihat gelagat Kiki Fatmala seperti orang yang sudah pindah agama. Sebab, tak ada sedikit pun yang menunjukkan hal tersebut.

“Iya karena Kiki ya biasa biasa aja gitu. Nggak ada yang nunjukkin misalnya dia pindah keyakinan gitu,” tukas pemain sinetron ‘Si Manis Jembatan Ancol’ itu.

Foto Kiki Fatmala pindah agama beredar di internet. Kiki Fatmala sendiri ogah berkomentar lebih jauh soal foto dirinya dibaptis di kolam renang tersebut.

Simak Video “Kiki Fatmala dan Ozy Syahputra Bersyukur Punya Image ‘Horor'”
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/kmb)



Source link

Sopir Truk Minta Polisi Tangkap Pemalak di Simpang Macan Palembang







Palembang
Pelaku pemalakan sopir truk M Ridwan (35) tewas usia ditembak saat beraksi. Para sopir truk menyebut daerah itu memang rawan pungli dan pemalakan.

“Kalau kami sopir truk sudah nggak bisa ngomong lagi, lokasi itu memang rawan. Pungli atau pemalakan itu sudah sering,” kata seorang sopir truk, Suprianto ketika dikonfirmasi, Selasa (23/7/2019).

Dikatakan Suprianto, para pemalak kerap beraksi di simpang Macan Lindungan, Ilir Barat I dari pagi dan malam hari. Bahkan pelaku disebut selalu bergerombol lebih dari 3 orang.

“Pelaku lebih dari 3 orang biasanya, pada bawa senjata tajam. Mereka ini berjualan sambil modus meras, malak. Kalau tidak dikasih barang dirampas dan kaca mobil dipecahkan,” katanya.

Selain simpang Macan Lindungan, sopir truk menyebut ada juga beberapa lokasi di Palembang rawan pemalakan. Seperti simpang Soekarno-Hatta, Kertapati dan simpang arah bandara.

Hanya saja, lokasi pemalakan yang rutin dan kerap melakukan pengancaman ada di dua lokasi, yakni Macan Lidungan dan Kertapati.

“Kalau lokasi sering terjadi pungli sama pemalakan banyak, tetapi yang rutin itu ya di Kertapati dan Macan Lidungan lah,” katanya tegas.

Sebagai sopir, Suprianto meminta polisi menindak tegas para pelaku pemalakan dan pungli sopir truk di sepanjang jalan di Sumatera Selatan.

“Kami minta semua pelaku pungli untuk ditindak tegas. Karena itu sudah sangat resah, minta juga kadang mulai dari Rp 50 sampai ratusan ribu,” katanya.

Diberitakan sebelumnya penembakan terjadi di simpang 4 Macan Lidungan, Ilir Barat I, Palembang, sekitar pukul 11.30 WIB. Penembakan terjadi saat kondisi jalanan di daerah itu tengah padat dan macet.

Pascapenembakan, sopir truk langsung tancap gas ke arah Jembatan Musi 2. Terakhir si penembak diketahui Brigpol IP, anggota di Polres Ogan Komering Ilir.

(ras/rvk)







Source link

Pemprov DKI Imbau Panitia Kurban Tidak Gunakan Plastik Sekali Pakai


JAKARTA  –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup, mengimbau seluruh panitia kurban saat Idul Adha di Jakarta tidak menggunakan kantong Plastik Sekali Pakai (PSP), apalagi kantong kresek hitam untuk membagikan daging kurban.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, mengatakan panitia kurban bisa menggunakan wadah yang ramah lingkungan seperti daun pisang, daun talas, besek bambu, dan besek daun kelapa.

“Kami imbau agar panitia kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan, seperti kresek daun pandan atau bahan ramah lingkungan lainnya yang mudah dijumpai di Jakarta,” kata Andono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/7/2019).

Andono menjelaskan, kantong plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alami. Sedangkan kantong kresek hitam hasil daur ulang plastik bekas, mengandung zat karsinogen yang berbahaya bagi kesehatan.

Imbauan tidak memakai kantong plastik kresek hitam untuk mewadah makanan, lanjut Andono, sudah digaungkan pemerintah sejak lama. Pada tahun 2009, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis peringatan publik tentang bahaya kantong plastik kresek hitam.

Andono berharap Idul Adha kali ini menjadi bagian dari kampanye ramah lingkungan. Terlebih lagi, kata dia, Pemprov DKI Jakarta sedang mengalakan program pengurangan penggunaan kantong Plastik Sekali Pakai (PSP) di Ibu kota bersama organisasi dan komunitas peduli lingkungan.

“Idul Adha masih beberapa pekan ke depan, masih ada waktu yang cukup bagi panitia untuk mempersiapkannya dengan baik. Agar lebih thayib ibadah kurbannya,” tandas Andono. (yendhi/mb)

 



Source link