Dompet Dhuafa Target 10 Ribu Hewan Kurban dari Kanal Digital


Dompet Dhuafa membuka layanan kurban melalui kanal perbankan hingga e-commerce.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perkembangan dunia digital memberikan kemudahan dalam layanan berdonasi, termasuk dalam donasi kurban. Dalam program Tebar Hewan Kurban (THK) tahun ini, Dompet Dhuafa juga memberikan kemudahan bagi pekurban untuk memberikan donasinya melalui kanal-kanal layanan berkurban.

CEO Bawaberkah.org, Dera Perdhana Sophian, mengatakan berkurban melalui Dompet Dhuafa dapat diberikan melalui kanal-kanal layanan di antaranya, melalui kanal perbankan, QR Code, payment online, kerja sama dengan e-commerce, Jemput Kurban, serta sekitar 75 konter dan gerai THK Dompet Dhuafa di wilayah Jabodetabek, dan jaringan cabang Dompet DHuafa di seluruh Indonesia. 

Dalam menyongsong semangat berkurban ini, Dompet Dhuafa meluncurkan tema #JanganTakutBerkurban. Dalam program berkurban melalui layanan digital, Dera mengatakan Dompet Dhuafa akan mengagendakan Hari Kurban Nasional selama sepekan yang rencananya digelar serentak di tiga aplikasi, yakni Dana, Tokopedia, dan di BawaBerkah.

“Dari total penghimpunan Dompet Dhuafa, target capaian kurban tahun ini 4.000-10.000 ekor hewan kurban dari kanal digital,” kata Deri, dalam acara Halal Bihalal dan Launching #JanganTakutBerkurban di Bakso Boedjangan di Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

Ia memastikan harga yang ditawarkan oleh Dompet Dhuafa untuk berkurban melalui kanal digital ini sangat kompetitif dibanding platform lain. Deri menuturkan, harga hewan kurban berupa kambing di Dompet Dhuafa ialah senilai Rp 1.975.000. Untuk harga pre-sale saat ini sedang dijual sebesar Rp 1.775.000. Namun per 25 Juni mendatang, Dompet Dhuafa dikatakannya akan merilis harga Rp 1.499.000 khusus di kanal digital. 

Bahkan untuk menggelorakan semangat dan ajakan agar tidak takut berkurban, Dompet Dhuafa juga memiliki skema kurban Rp 1 dalam program THK tahun ini.

Deri menjelaskan, Dompet Dhuafa akan mengadakan Flash Sale dua kali dalam sepekan mulai periode 25 Juni hingga H+2 Idul Adha. Melalui program ini, pekurban hanya cukup membayar Rp 1 untuk membeli satu ekor kambing.

Pada platform Dompet Dhuafa tersebut, misalnya di aplikasi Bawaberkah, pengguna bisa mengklik fitur kurban yang muncul di pintu halaman depan. Fitur kurban akan menampilkan Flash Sale saat program ini sedang berlangsung. Jika tidak sedang Flash Sale, maka yang dijual adalah harga reguler. Namun, menurutnya, harga reguler khusus di platform digital akan lebih murah dibanding retail.

Deri mengatakan, strategi skema Rp 1 ini bertujuan agar pengguna bisa memberikan kurban kepada orang lain atau orang terdekat yang dikehendakinya di sekitarnya. Dalam hal ini, menurutnya, aplikasi hanyalah sebagai perantara dan pengguna yang melakukan penghimpunan dana. Sementara itu, penyaluran kurban dalam bentuk daging kurban atau uang itu nantinya akan didampingi Dompet Dhuafa.

“Kami ingin memberikan kurban kepada orang yang berhak melalui pengguna (user) kami. User itu akan menjadi perantara untuk menyalurkan donasi yang ingin kami berikan. Jika biasanya Dompet Dhuafa yang menentukan, sekarang pengguna yang menentukan donasi kepada orang atau dhuafa yang dikenalnya,” tambahnya.

Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi, menambahkan jenis hewan kurban yang didistribusikan berbeda-beda tergantung daerah masing-masing. Misalnya, di Jawa Barat, jenis domba yang didistribusikan adalah domba Garut. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) ada sapi Bali. Di Dompet Dhuafa, harga sapi yang ditawarkan Rp. 13.250.000.

“Hewan kurban itu bukan dikirim dari Jakarta ke daerah, tetapi kami kirim uang ke mitra di daerah. Karena kami ingin uang itu tidak berputar hanya di Jakarta, tetapi juga menyebar ke mitra binaan,” kata Yuli.





Source link