Soal IMB di Pulau Reklamasi Anies Jangan Bungkam


JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didesak buka suara terkait terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk hunian mewah di Pulau Reklamasi di perairan Jakarta Utara sehingga tidak membingungkan masyarakat.

“Gubernur Anies harus menjelaskan apa yang terjadi di Pulau Reklamasi. Jangan saat penyegelan saja disampaikan secara besar-besaran, tapi giliran ada kabar penerbitan IMB malah bungkam,” tandas Gembong Warsono, anggota DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD ini menambahkan, beredarnya kabar diterbitkannya IMB terhadap ratusan rumah mewah di lahan reklamasi sangat membingungkan warga.

“Jangan sampai gubernur dikesankan plintat- plintut dalam mengambil keputusan. Gubernur harus segera memberikan penjelasan kepada masyarakat. Jangan bungkam dong,” tegasnya.

ENGGAN TANGGAPI

Sebelumnya Anies enggan menanggapi pertanyaan awak media terkait terbitnya IMB terhadap ratusan hunian mewah di pulau reklamasi. “Nanti, saya akan jelaskan,” ucapnya singkat di Balaikota Pemprov DKI Jakarta.

Seperti diberitakan, Pemprov DKI Jakarta secara diam diam menerbitkan IMB bagi 409 rumah mewah dan 212 rumah kantor (rukan) di Pulau C dan D Pulau Reklamasi. Sedangkan Perda tentang Pengaturan Zonasi Pulau belum disahkan DPRD.

Sebelumnya Anies mencabut perizinan 13 dari 17 Pulau Reklamasi. Dan empat pulau dilanjutkan pembangunannya, tetapi pengelolaannya diambilalih Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Jakpro.

Saat itu, Anies mengatakan, pulau-pulau reklamasi yang sudah dibangun akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Namun, dia tidak merinci bentuk pemanfaatannya. (guruh/st)



Source link